Siswa kelas XII SMK Teknik PAL Surabaya diwajibkan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata di dunia industri sehingga siswa dapat mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian yang mereka pelajari di sekolah.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan PKL tersebut, setiap siswa diwajibkan menyusun laporan PKL. Laporan ini tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif atau arsip sekolah, tetapi juga sebagai bukti konkret bahwa siswa telah:
- Melaksanakan PKL sesuai ketentuan,
- Menyelesaikan seluruh tugas dan tanggung jawab di tempat magang,
- Memperoleh keterampilan dan pengalaman baru
- Mampu menerapkan pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah dalam lingkungan kerja nyata, serta
- Prasyaratan mengikuti ujian Laporan PKL
Melalui laporan PKL, siswa dapat menjelaskan apa saja yang telah mereka pelajari, kegiatan apa yang telah mereka kerjakan, serta kemampuan apa yang berhasil mereka kembangkan. Laporan ini menjadi dasar penilaian sekolah untuk memastikan bahwa siswa lulus PKL dan telah memenuhi kompetensi yang dipersyaratkan.
Dengan demikian, laporan PKL merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus bukti bahwa siswa mampu merealisasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama magang, serta telah menyelesaikan kegiatan PKL secara tuntas.
Berikut ini format laporan PKL kelas XII SMK Teknik PAL Surabaya:
- Cover/Halaman Judul
- Halaman Pengesahan (oleh sekolah dan perusahaan/mitra)
- Halaman persembahan
- Kata Pengantar
- Daftar Isi (dengan lampiran seperti daftar gambar/tabel bila perlu)
- BAB I Pendahuluan (latar belakang, tujuan, manfaat, waktu & tempat pelaksanaan)
- BAB II Uraian Umum
- BAB III Uraian Khusus
- BAB IV Penutup (kesimpulan, saran)
- Lampiran (data-pendukung, gambar, tabel, dokumentasi, demikian)
Terkait format dan sistematika pada cover/halaman judul sampai BAB I disesuaikan dengan format dan sistematika yang sudah dicontohkan.
Pada bagian “Uraian Umum” berfungsi memberikan gambaran menyeluruh tentang sejarah instansi/mitra tempat magang, lingkungan kerja, dan kegiatan-yang dilaksanakan secara umum serta managemen instansi. Beberapa poin penting: 1). Isi yang biasanya muncul, 2). Sejarah dan latar belakang instansi/mitra. 3). Visi, misi, bidang usaha, dan struktur organisasi perusahaan/instansi. 4). Manajemen instansi, cara instansi mengatur seluruh kegiatannya. Di dalam manajemen instansi biasanya mencakup : Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pelaksanaan atau Pengarahan (Actuating/Directing), Pengendalian (Controlling), dan Pengawasan (Supervising).
Peran siswa dalam organisasi/instansi dan bagaimana magang/PKL ditempatkan dalam struktur tersebut (posisi, divisi, pembimbing) — contoh di SMK Teknik PAL Surabaya: siswa dipetakan ke divisi-divisi di PT PAL Indonesia.
SMK Teknik PAL Surabaya
Tips penulisan:
Tulis dengan gaya eksposisi: “Perusahaan ini berdiri …,” “Divisi … bertugas …,” “Siswa ditempatkan di bagian …”
Sertakan data konkret: alamat, nama divisi, nama pembimbing, periode magang.
Gunakan foto/foto dokumentasi jika diperbolehkan sebagai lampiran untuk memperkuat gambaran.
Pastikan urutannya logis dari yang umum ke yang spesifik: dari perusahaan ke divisi kemudian ke tugas siswa sebagai pengantar ke Uraian Khusus.
Pada bagian “Uraian Khusus”, bagian ini merupakan inti laporan magang: mendetail tentang kegiatan yang dilakukan oleh siswa selama magang, analisis, pengalaman, dan hasil kerja.
Isi yang biasanya muncul:
- Rincian tugas harian atau mingguan yang dilaksanakan oleh siswa (misalnya, proses produksi, perawatan, proyek kecil)
- Penjelasan metodologi atau proses kerja yang diikuti siswa: bagaimana siswa melakukan tugas dari awal hingga akhir (misalnya melakukan pengelasan, marking, cutting di SMK Teknik PAL Surabaya)
- Observasi dan analisis terhadap kegiatan: masalah yang ditemui, solusi yang diajukan siswa atau pembimbing, pembelajaran yang diperoleh.
- Hasil yang dicapai, kontribusi siswa terhadap instansi/mitra — bisa berupa laporan tingkat efisiensi, peningkatan produksi, dokumentasi perbaikan, atau sekadar pemahaman terhadap proses kerja.
- Refleksi pribadi: keterampilan yang meningkat, sikap profesional, evaluasi diri.
Pada bagian “Penutup” yaitu berupa kesimpulan dan saran.
Dalam laporan dipastikan mencantumkan periode magang, nama pembimbing di sekolah dan di mitra industri, serta divisi tempat siswa ditempatkan. Dokumen contoh sudah menunjukkan format halaman pengesahan seperti itu.
Format dan sistematika laporan dapat di unduh pada file di atas, sesuaikan format dan sistematika pada petunjuk yang ada di file tersebut.



Oleh : Eko Agus Triswanto, S.Pd.,S.Si., Kepala SMK Teknik PAL Surabaya










